Selasa, 29 September 2015

Modifikasi Power Bor Tenaga Baterai


Bismillah,...

Sudah cukup lama alat ini tidak kami gunakan sampai pada akhirnya, rusak saat diperlukan. Sebuah bor tangan yang menggunakan tenaga baterai. Dan setelah kami membongkarnya, ternyata alat ini mengalami kerusakan dibagian baterai-nya. Nah, berikut ini adalah cara kami menanganinya.



Saat mengetahui kerusakanya, pertama kali yang kami pikirkan adalah, bor bertenaga baterai ini jarang kami gunakan dan sangat merepotkan sekali bila terjadi gangguan pada baterainya karena tidak memiliki slot atau wadah baterai yang bisa diganti-ganti. Jadi bila terjadi gangguan yang sama, kami harus membongkar dan men-solder ulang baterai baru ke dalamnya. Dari sini kami akhirnya memutuskan untuk melakukan modifikasi secara permanen. Yaitu dengan membuang baterai dan mensupply pasokan listrik langsung dari charger. Sangat praktis karena tidak perlu menunggu charging baterai penuh untuk menggunakanya, :-)


Untuk melakukan modifikasi ini kami memerlukan sebuah baterai (rusak ataupun baru) jadul Nokia seri 33xx atau baterai BLC-2. Kenapa menggunakan baterai jadul Nokia? Karena baterai ini memiliki output sebesar 3.6 volt sama seperti nilai yang diperlukan oleh bor untuk bekerja.





Sedangkan peralatan yang diperlukan adalah obeng plus (+) dan min (-), solder, timah dan tang potong.


Langkah pertama, buka baut pengunci kasing termasuk yang berada di bawah stiker label.



Potong kabel merah dan hitam yang terhubung ke baterai menggunakan tang potong.



Kemudian potong juga kabel merah dari socket charger yang terhubung ke lampu indikator.



Tujuan dari pemutusan jalur ini adalah untuk membelokan arus yang masuk ke converter baterai nanti.


Selanjutnya adalah membongkar kasing baterai Nokia. Untuk lebih mudahnya congkel dari samping kasing.




Selanjutnya pisahkan converter dari baterainya.


Perhatikan dan ingat baik-baik jalur min dan plus sirkuit. Ingat bila jalur positif berada disebelah dua bulatan kecil dan mungkin akan berbeda dengan baterai yang Anda gunakan. Jadi perhatikan sebelum membongkarnya.


Kemudian solder kabel-kabel yang dipotong tadi.


Solder kabel merah ke jalur positif dan kabel hitam ke jalur negatif dan selesai.

Untuk antisipasi korsleting, ada baiknya bila converter baterai yang digunakan di amankan dengan lakban.


UPDATE 01/10/2015
Modifikasi ini membuat charger original bor tidak bisa digunakan lagi karena nilai ampere-nya kecil. Gunakan charger yang memiliki amper 1.5 sampai 2.0 untuk mendapatkan tenaga maksimal.

Silahkan dicoba lalu dirakit kembali bila berhasil.